Dengan harga tersebut, handphone ini pun mempunyai spesifikasi yang cukup bagus. Di bagian dalamnya, terdapat prosesor dual core Qualcomm Snapdragon dengan kecepatan 1.2GHz. Handphone ini juga sudah menggunakan OS Android Jelly Bean 4.1.
Tak hanya itu, handphone yang bisa mendukung jaringan CDMA EVDO dan GSM ini mempunyai layar berukuran 5 inci. Di bagian belakang. terdapat kamera 5MP plus kamera tambahan di bagian depan.
Tuesday, 11 June 2013
Smartfren Alcatel One Touch D920 Hadir di Indonesia dengan Banderol 1.6 Juta Rupiah
andphone Android dari Alcatel tidak ketinggalan juga dihadirkan oleh Smartfren untuk para pecinta gadget di Indonesia. Pihak Smartfren pun membanderol handphone ini dengan harga yang tidak terlalu mahal, yakni sebesar Rp1.699.00,00.
Dengan harga tersebut, handphone ini pun mempunyai spesifikasi yang cukup bagus. Di bagian dalamnya, terdapat prosesor dual core Qualcomm Snapdragon dengan kecepatan 1.2GHz. Handphone ini juga sudah menggunakan OS Android Jelly Bean 4.1.
Tak hanya itu, handphone yang bisa mendukung jaringan CDMA EVDO dan GSM ini mempunyai layar berukuran 5 inci. Di bagian belakang. terdapat kamera 5MP plus kamera tambahan di bagian depan.
Dengan harga tersebut, handphone ini pun mempunyai spesifikasi yang cukup bagus. Di bagian dalamnya, terdapat prosesor dual core Qualcomm Snapdragon dengan kecepatan 1.2GHz. Handphone ini juga sudah menggunakan OS Android Jelly Bean 4.1.
Tak hanya itu, handphone yang bisa mendukung jaringan CDMA EVDO dan GSM ini mempunyai layar berukuran 5 inci. Di bagian belakang. terdapat kamera 5MP plus kamera tambahan di bagian depan.
Tuesday, 11 December 2012
5 Nama Lain Indonesia di Masa Lalu
Sebelum bangsa Indonesia ini mengunakan nama Indonesia ternyata pada masa lalu bangsa kita telah memiliki nama lain yang telah dikenal banyak orang. Nah berikut ini ada 5 nama lain bangsa indonesia di masa lalu, ingin tahu apa aja itu simak berikut ini.
1. Hindia
Nama Hindia ini adalah ciptaan dari Herodotus, seorang ahli ilmu sejarah berkebangsaan Yunani (484-425 Sebelum Masehi) yang dikenal dengan Bapak Ilmu Sejarah. Adapun nama Hindia ini baru dipergunakan untuk kepulauan ini, oleh Ptolomeus (100-178 SM), seorang ahli ilmu bumi yang terkenal. Dan nama Hindia ini menjadi terkenal sesudah bangsa Portugis di bawah pimpinan Vascvo da Gama mendapati kepulauan ini dengan menyusur sungai Indus, dalam tahun 1498 Masehi.
2. Nederlandsch Oost-Indie
Nama ini diberikan oleh orang-orang Belanda sesudah mereka berkuasa disini. Kemudian nama ini ditukar dengan “Nederlandsch Indie”. Seperti diketahui, bangsa Belanda untuk pertama kalinya datang ke Indonesia dalam tahun 1596 di bawah pimpinan Cornelis de Houtman.
3. Insulinde
Nama ini diberikan oleh Eduard Douwes Dekker (multatuli) di dalam bukunya Max Havelaar dalam tahun 1860, kemudian nama ini dipopulerkan oleh Professor P.J. Veth. Multatuli membuat nama baru ini, oleh karena ia jijik mendengar nama Nederlandsch Indie yang diberikan oleh Belanda itu. Adapun asal usul perkataan tersebut ialah berasal dari perkataan “Insulair”, “Insula” dan “Indus”. Insula dalam bahasa latin yang berarti pulau. Indus berarti Hindia, sedangkan Insilinde artinya pulau Hindia.
4. Nusantara
Nama ini ditemui dalam perpustakaan India Kuno, yang menyebut negeri ini Nusantara. Adapun Nusantara atau Dwipantara artinya pulau-pulau yang berada diantara benua-benua. Dalam kitab Negarakertagama disebutkan, bahwa Nusantara ialah pulau-pulau di luar tanah Jawa. Sedangkan dalam sejarah Melayu dipakai nama: Nusa Tamara. Nama inipun sesungguhnya berasal dari perkataan yang diucapkan Nusantara.
5. The Malay Archipelago
Nama ini diciptakan oleh Alfred Russel Wallace dalam tahun 1869, sesudah ia mengadakan perlawatan ke tanah air kita, dari tahun 1854 sampai dengan 1682. Adapun “Malay” artinya Melayu, “Archipel” yang berasal dari bahasa Yunani “Archipelagus” (dari asal Archi=memerintah, plagus= laut). Dengan demikian berarti menguasai laut atau berarti kumpulan pulau-pulau Melayu. [sumber] Kampung Perawan di Twitter Follow @Kampungperawan ------------------------------- -------------------------------
1. Hindia
Nama Hindia ini adalah ciptaan dari Herodotus, seorang ahli ilmu sejarah berkebangsaan Yunani (484-425 Sebelum Masehi) yang dikenal dengan Bapak Ilmu Sejarah. Adapun nama Hindia ini baru dipergunakan untuk kepulauan ini, oleh Ptolomeus (100-178 SM), seorang ahli ilmu bumi yang terkenal. Dan nama Hindia ini menjadi terkenal sesudah bangsa Portugis di bawah pimpinan Vascvo da Gama mendapati kepulauan ini dengan menyusur sungai Indus, dalam tahun 1498 Masehi.
2. Nederlandsch Oost-Indie
Nama ini diberikan oleh orang-orang Belanda sesudah mereka berkuasa disini. Kemudian nama ini ditukar dengan “Nederlandsch Indie”. Seperti diketahui, bangsa Belanda untuk pertama kalinya datang ke Indonesia dalam tahun 1596 di bawah pimpinan Cornelis de Houtman.
3. Insulinde
Nama ini diberikan oleh Eduard Douwes Dekker (multatuli) di dalam bukunya Max Havelaar dalam tahun 1860, kemudian nama ini dipopulerkan oleh Professor P.J. Veth. Multatuli membuat nama baru ini, oleh karena ia jijik mendengar nama Nederlandsch Indie yang diberikan oleh Belanda itu. Adapun asal usul perkataan tersebut ialah berasal dari perkataan “Insulair”, “Insula” dan “Indus”. Insula dalam bahasa latin yang berarti pulau. Indus berarti Hindia, sedangkan Insilinde artinya pulau Hindia.
4. Nusantara
Nama ini ditemui dalam perpustakaan India Kuno, yang menyebut negeri ini Nusantara. Adapun Nusantara atau Dwipantara artinya pulau-pulau yang berada diantara benua-benua. Dalam kitab Negarakertagama disebutkan, bahwa Nusantara ialah pulau-pulau di luar tanah Jawa. Sedangkan dalam sejarah Melayu dipakai nama: Nusa Tamara. Nama inipun sesungguhnya berasal dari perkataan yang diucapkan Nusantara.
5. The Malay Archipelago
Nama ini diciptakan oleh Alfred Russel Wallace dalam tahun 1869, sesudah ia mengadakan perlawatan ke tanah air kita, dari tahun 1854 sampai dengan 1682. Adapun “Malay” artinya Melayu, “Archipel” yang berasal dari bahasa Yunani “Archipelagus” (dari asal Archi=memerintah, plagus= laut). Dengan demikian berarti menguasai laut atau berarti kumpulan pulau-pulau Melayu. [sumber] Kampung Perawan di Twitter Follow @Kampungperawan ------------------------------- -------------------------------
Subscribe to:
Posts (Atom)



